Pengumuman Hasil Test TOEFL MGMP Kabupaten Probolinggo

Perkiraan Nilai Structure TOEFL (dengan anggapan soal no 16 a atau b dibetulkan, no 17 a atau c dibetulkan)

Peserta MGMP Kab Probolinggo

No   Nilai

01.  477,24

02.  232,56

03.  379,59

04.  428,57

05.  514,28

06.  379,4

07.  465,12

08.  440,74

09.  342,72

10.  330,48

11.  477,5

12.  391,68

13.  391,68

14.  195,84

15.  354,96

16.  416,5

17.  403,9

18.  416,32

19. 453,06

20.  330,48

21.  465,12

22.  354,96

23.  318,24

24.  257,04

25.  330,48

26.

27.

28.  403,28

29.  501,84

30.  220,32

31.  391,68

32.  452,88

33.  379,44

34.  330,61

35.  281,5

36.  551,02

37.  285,2

38.  428,57

39.  416,16

40.  465,24

41.  330,48

42.  514,28

43.  404,24

44.  281,52

S M 440,8 (Kota Anyar, dak ada nomer)

SA  477,36 (Gending, dak ada nomer)

Leave a comment »

Dengan salat tahajud kita sehat

DENGAN MEMBACA ALQURAN DAN HADIS

NABI MUHAMMAD SAW

ANDA BISA MENJADI SEORANG “DOKTER”

( Faiz )

 

Membaca judul ini memang akan membuat pembaca agak terperangah. Bagaimana tidak, menjadi seorang dokter akan menghabiskan sekitar 6 atau 7 tahun duduk manis di bangku universiras jurusan kedokteran dengan harus membaca banyak buku dan harus melalui  praktek praktek medis yang memerlukan banyak waktu. Dengan membaca alquran, mengerti apa yang dibaca serta melaksanakannya dengan ihlas, pembaca akan menjadi orang yang luar biasa di dalam menjalankan dhidup termasuk akan menjadi seorang “dokter” yang dengan pertolongan Allah akan mampu mengobati orang sakit bahkan penyakit yang kata dokter sulit atau tidak mungkin disembuhkan.

Dengan sarat yakin dan sabar sebuah keinginan pasti akan tercapai. Ihlas adalah ada dalam kesabaran sedangkan usaha keras ada dalam keyakinan. Seperti apa yang dikatan Dr.Moh.Sholeh bahwa ihlas adalah membersihkan perbuatan dari segala ketidakmurnian, termasuk apa yang timbul dari keinginan untuk menyenangkan diri sendiri dan mahluk lain, atau membebaskan tujuan dari selain Allah Swt, yang berperan dalam perbuatan itu. Yakinlah bahwa apa yang diperintahkan Allah tidak ada jeleknya sama sekali, bahkan apa yang disunnahkan saja penuh dengan muatan religius serta muatan psikologis yang mampu meredam segala macam stress yang konon menjadi penyebab utama timbulnya penyakit modern yang sulit disembuhkan dengan terapi biasa yang biasa dilakukan ordinary doctors. Ambillah contoh salat tahajud.

Salat Tahajud

Penulis pernah mendengar bahwa Rasulullah tidak pernah berhenti melakukan salat tahajud sampai beliau wafat. Abu Hurairah mengemukakan bahwa Rasulullah bersabda bahwa “ Salat sunnah yang utama setelah sala fardu adalah salah tahajud”. Atau dalam Alquran Allah berfirman: “ Hai orang yang berselimut(Muhammad), bangunlah ( untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),(yaitu) seperduanya dan kurangilah dari seperdua itu sedikit,” (QS AlMuzammil [73]:1-3). “Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji,”(QS Al-iasra[17]:79).

Dan ada juga sabda Rasulullah yang memberi kesempatan kepada kita untuk melakukan pembuktian sains hubungan salat tahajud dengan pengobatan bermacam macan penayakit. Beliau bersabda “Salat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit.(HR Tirmidzi)

Penelitian membuktikan bahwa ketenangan jiwa selalu meningkatkan daya tahan tubuh imunologik, mempermudah pernfasan, mengurangi resiko terkena penyakit serangan jantung dan bermacam macam penyakit lainnya. Sedangkan hati yang tidak tenang akan menimbulkan bermacam macam penyakit termasuk akan mempercepat perkembangan sel sel kanker, mengalahkan NK cell yang sebenarnya telah ada dalam tubuh.

Ketenangan dapat diperoleh dengan cara melakukan meditasi dan dengan cara releksasi. Kedua aktifitas tersebut sangat ampuh untuk memperoleh ketenangan jiwa yang sebenarnya. Sedangkan salat tahujud sudah mencakup keduanya, melakukan meditasi sekaligus melakukan releksasi. Dengan demikian, sinyal hadis Nabi Muhammad Saw di atas dengan tegas menyatakan bahwa terdapat hubungan erat antara rajinnya mengamalkan salat tahajud dan peningkatan immune system di dalam tubuh.

Dapat disimpulkan bahwa siapapun yang melakukan salat tahajud dengan niat yang tulus selain akan mendapatkan pengampunan dosa juga akan mendapatkan ketenangan jiwa, sehat lahir dan bathin. Amiiiin

Leave a comment »

Nilai Try Out

NILAI TRY OUT JELEK???

Jangan selalu salahkan siswa atau anak anda.

( Oleh Faiz )

                    

Try out diadakan oleh sekolah – sekolah di seluruh Indonesia, bahkan ada yang mengadakan try out secara bersama sama dalam satu kota atau kabupaten dengan soal yang dibuat oleh team bukan guru yang mengajar di sekolah masing masing yang mana mempunyai siswa dengan kemampuan yang berbeda beda. Biasanya try out diadakan berkali kali dalam satu semester dengan harapan siswa dapat termotivasi untuk belajar sehingga pada try out try out berikutnya nilai mereka lebih baik. Tetapi kenyataannya hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Hasil try out berikutnya lebih jelek daripada sebelumnya kecuali beberapa siswa yang telah benar benar memanfaatkan waktunya  untuk menyiapkan segala macam bentuk ujiannya.

Mengapa hal ini terjadi harus dipahami oleh semua pihak, baik oleh para pendidik, para pembuat kebijakan atau orang tua siswa. Sehingga ketika siswa tidak mendapatkan nilai baik atau paling tidak nilai pada try out yang ke dua dan seterrusnya lebih baik dari pada nilai pada try out sebelumnya, kita tidak langsung menyalahkan siswa.

Nilai siswa jelek, bukan berarti perubahahan tingkah laku pada siswa tidak terjadi selama proses belajar mengajar. Mengapa nilai try out selalu jelek bisa dijelaskan sebagai berikut. Pertama, soal soal  try out dibuat secara realatif hampir bersamaan. Artinya, soal try out yang ke dua tidak dibuat setelah pembuat soal melakukan item analysis yang akan mengahasilkan soal untuk try out yang kedua dan seterusnya. Dengan kata lain kalau soal try out yang pertama dianalisa bukan untuk pembuatan soal yang kedua karena soal try out kedua sudah siap dicetak dalam percetakan. Kedua, dengan mengambil contoh bahasa Inggris, cakupan materi ( content coverage) yang harus siswa pelajari terlalu banyak yaitu dua standar kompetensi dengan kemampuan yang diuji sebanyak enam belas. Content coverage yang terlalu luas menyebabkan rendahnya content validity. Seperti yang dikatakan Gronlund (1985:59) menjelaskan sebagai berikut,

The essence of content validation is determining the adequacy of sampling. More formally, content validation is the process of determining the extent to which a set of tasks provides a relevant and representative sample of the domain of tasks under consideration.

 

Jumlah kemampuan yang diuji jauh lebih banyak daripada kemampuan yang diuji ketika penulis menjadi siswa kelas 3 SMP.. Ketiga, dengan jumlah cakupan yang terlalu besar, dengan tidak sadar kita telah “membunuh”  minat siswa untuk belajar pelajaran itu. Dengan kata lain, materi yang terlalu sulit atau karena terlalu banyaknya kata kata yang harus dihafal oleh para siswa, menyebabkan mereka gagal untuk memiliki apa yang disebut intrinsic motivation.

Dari ketiga penjelasan di atas kita para pendidik dan orang tua tidak bisa memvonis bahwa para siswa tidak mau belajar dan para siswa tiadak mempunyai minat untuk belajar atau pelajaran tambahan tidak ada gunanya. Karena apakah siswa mau belajar atau tidak, tidak terlepas dari system pendidikan yang ada di negara tercinta ini. Juga dapat dikatakan bahwa sebenarnya selama proses pembelajaran berlangsung para siswa sedikit demi sedikit mengalami perubahan tingkah laku yang karena test yang diberikan tidak mempunyai bukti validitas isi yang tinggi, walau para siswa diberi tambahan pelajaran pagi, siang atau sore, seolah olah mereka tidak mendapatkan apa apa. Sehingga mereka mendapatkan nilai rata rata 5,7 pada tryt out ke satu, bisa jadi mereka mendapatkan nilai lebih rendah pada try out ke dua atau mungkin nilainya sama untuk try out berikutnya. Hasil penilain ini tidak menggambarkan kemampuan siswa yang sebenarnya. Dengan demikian masih tegakah kita selalu menyalahkan anak didik kita sementara para pelaku pendidikan masih belum melakukan peningkatan mutu pendidikan?

Untuk alasan di atas para pendidik seharusnya, pertama membuat soal yang benar benar menghasilkan gambaran tentang pengetahuan siswa. Lalu menganalisanya untuk membuat soal berikutnya untuk mengetahui perkembangan perubahan tingkah laku setelah para pendidik mengadakan apa yang disebut dengan remedial teaching. Dan tak kalah pentingnya adalah cakupan materi yang terlalu banyak telah membuat siswa benar benar harus memeras otak. Padahal otak yang diperas tidak menghasilka apa apa lagi. Penulis yakin para pendidik tidak bisa mengubah jumlah cakupan tersebut kecuali hanya bisa berdoa dan menerima celaan orang tua atau siapa saja karena hasil try out yang begitu memprihatinkan. Bersabar ya pak guru dan ibu guru.

 

$$$$$$$$$$$$

Leave a comment »

English

HOW TO DEVELOP READING SKILLS

( By Faiz )

A. What is a reading comprehension?
Understanding a written text means extracting the required information from it as efficiently as possible. For example, we apply different reading strategies when looking at a notice board to see if there is an advertisement for a particular type of flat and when carefully reading an article of special interest in a scientific journal. Yet looking the relevant advertisement on the board and understanding the new information contained in the article demonstrates that the reading purpose in each case has been successfully fulfilled.
B. Why do we read?
There are two main reasons for reading:
• Reading for pleasure
• Reading for information
C. How do we read?
Skimming : Quickly running one’s eyes over a text to get the gist of it
Scanning : Quickly going through a text to find a particular piece of
Formation
Extensive reading : reading longer texts, usually for one’s own pleasure. This is a
fluency activity, mainly involving global understanding
Intensive reading : reading shorter texts, to extract specific information.
This is more an accuracy activity involving reading for detail.
D. Reading Techniques
Most of the techniques dealt with in this part are already familiar to the students in their native language. But it is necessary to re-train them, as some students have difficulty in applying them to a second language.
1. Sensitizing
The aim of this section is to provide exercises that will develop the strategies that students need to cope with unfamiliar words and complex or apparently obscure sentences. It should ensure that they do not stumble on every difficulty or get discouraged from the outset.
a. Inference
Inferring means making use of syntactic, logical and cultural clues to discover the meaning of unknown elements. If these are words, then word formation and derivation will also play an important part, When dealing with a new text, it is better not to explain the difficult words to the learners beforehand. On the contrary, students should be encouraged to make a guess at a meaning of the words they do not know rather than look them up in a dictionary.
b. Understanding Relations Within The Sentence
Inability to infer of unknown elements often causes discouragement and apprehension in students when they are faced with a new text.
c. Linking Sentences and Ideas
It is essential to prepare the students in recognizing the various devices used to create cohesion and more particularly the use of reference and link words.
2. Improving Reading Speed
Students who read too slowly will easily get discouraged. They will also tend to stumble on unfamiliar words and fail to grasp the general meaning of the passage.
How to increase reading speed?
• Give students passages to read and ask them to time themselves.
• Ask the students to faster every time.
• Give the students comprehension questions.
3. From Skimming to Scanning
Students will never read efficiently unless they can adapt their reading speed and technique to their aim when reading.
a. Predicting
b. Previewing
c. Anticipation
E. The process when Reading
a. Bottom up
b. Top down

Leave a comment »

CINTA


Love Psychotherapy

( Faiz )

Love is one word causing this world exists. Love makes life. Love causes everything happens; happiness, sadness, and even health.

Health is extremely hopped by every one who really realizes that they can live because of health. Love your God, yourself, and the others. You will physically and mentally be healthy.

Love is yours and love is mine. I love all of you.

Karena cinta kita semua bisa hidup damai. Dengan cinta tak akan pernah ada badai. Badai di laut, badai di badan, badai di jalanan dan badai di mana saja termasuk tsunami di Aceh sana.
Cinta sejati yang kita miliki, cinta hakiki yang ada di hati adalah pembersih something dirty, pikiran yang dirty, hati yang dirty.
Dalam sel tubuh kita ada cinta. Peliharalah cinta ini, jangan sampai pergi. YAITU DENGAN MENGELOLA HATI. Selama ada cinta, tubuh kita akan bahagia. Sel tubuh akan senantiasa, memelihara kehidupan kita. Tanpa cinta, sel tubuh MENJADI PELUPA. Lupa akan tugasnya, lupa membelah diri bahkan lupa untuk mati ( ini yang menyebabkan orang sakit kanker).

Cintailah Tuhanmu, cintailah dirimu dan cintailah segala sesuatu di sekitarmu. Anda pasti sehat.

Semoga tulisan saya bermanfaat bagi semua pembaca. Bacalah artikel2 di website saya tentang CINTA. Dan apabila anda salah satu dari mereka yang sakit karena keliru mengelola hati, hubungi saya. Semoga saya dapat membantu anda.

Perlu diingat, kebanyakan penyakit seperti kanker payudara, kanker rahim, stroke dll. disebabkan oleh “Qalbu Mismanagent”, salah mengelola hati.

Selanjutnya baca artikel artikel tentang “cinta” di PAGE, cinta.

Leave a comment »

Assalamu’alaikum all my brothers

This is my first website intended to share experience and knowledge. You can read articles, information, learn English etc.

Selamat datang di website pertama saya. Semoga kita bisa saling tukar ilmu dan pengalaman.

Comments (2) »